logo


Eksekusi Damai

Written by Administrator. Posted in Berita Pengadilan

Written by Administrator. Hits: 62Posted in Berita Pengadilan

Eksekusi Damai Pengadilan Agama Denpasar

Sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, maka Pengadilan Agama Denpasar sebagai salah satu lembaga peradilan telah berusaha semaksimal mungkin mengimplementasikan peraturan tersebut dalam menjalan proses peradilan. Peraturan tersebut berlaku dalam proses persidangan namun dapat juga diberlakukan di luar persidangan dengan satu tujuan terciptanya perdamaian bagi kedua belah pihak .Hal ini terbukti dengan terjadinya perdamaian antara mantan pasangan suami istri yang bernama mantan istri selaku Pemohon Eksekusi dan mantan suami selaku Pemohon Eksekusi,
dalam perkara sengketa pembagian harta bersama yang telah diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Denpasar pada tanggal tanggal 10 Mei 2021, dengan nomor perkara No: 19/Pdt.G/2021/PA.Dps


Perdamaian tersebut berawal dari surat permohonan ekseskusi yang diajukan oleh AISYAH ELISABETH OKTAVIANI BINTI IGNATIUS SUTJIPTO pada akhir Maret 2022 yang telah terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Agama Lubuklinggau pada tanggal 4 April 2022 dengan nomor 1/Pdt.Eks/2022/PA. Dps , lalu setelah Ketua PA Denpasar menetapkan bahwa akan diselenggarakan aanmaning pada tanggal 11 April 2022 , maka kedua belah pihak datang menghadap sendiri di depan sidang. Proses aanmaning berjalan sesuai aturan hukum yang telah ditetapkan, dan akhirnya atas arahan, upaya perdamaian ketua Pengadilan, kedua belah pihak sepakat dalam aanmaning tersebut bahwa Pemohon eksekusi dan Termohon eksekusi akan membagi harta Bersama sebagaimana dalam dictum putusan sesuai kesepatan, namun minta penangguhan waktunya sekitar 1 minggu untuk menyusun draf pembagian harta Bersama secara damai dan mohon sidang aanmaning dibuka kembali tanggal 18 April 2022 guna menyerahkan kesepatan damai .


Bahwa pada tanggal 18 April 2022 kedua belah pihak datang dan bertempat di ruang ketua kedua belah pihak sepakat menandatangani pembagian harta Bersama secara damai tanpa ada paksaan .Kesepakatan kedua belah pihak tersebut dituangkan dalam Surat Perjanjian Damai yang ditandatangani oleh Pemohon Eksekusi selaku Pihak Kedua, dan oleh Termohon Eksekusi selaku Pihak Kesatun di atas kertas yang bermeterai,.. Kesepakatan dibuat rangkap 3 , masing masing pihak mendapatkan 1 rangkap dan 1 rangkap dilampirkan dalam berita acara sidang Aanmaning .


Selanjutnya ketua Pengadilan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah dapat menyelesaikan pembagian harta Bersama secara damai , karena hakekatnya perdamaian kedua belah pihak suatu kemenangan bersama dan keadilan yang sejati , menguntungkan kedua belah pihak .Sebab kalau tidak bisa damai banyak proses yang harus dilalui seperti dilakukan sita eksekusi terlebih dahulu, proses lelang yang belum tentu laku dijual, andaikan pun terjual terkadang harga akan menjadi merosot sehingga akan menimbulkan kerugian waktu dan beaya yang nyata bagi kedua belah pihak serta tentunya akan bisa menjauhkan diri dari rasa persaudaraan karena bagaimanapun juga para pihak selama berumah tangga telah dikaruniai anak yang harus di jaga, dirawat, dididik dengan baik agar dapat tumbah kembang dengan baik untuk masa depannya .

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Denpasar

Jl. Cokroaminoto Gang Katalia I No. 2 Ubung Denpasar

Telp: 0361- 423047
Fax: 0361- 4217305

Email  : padenpasar@yahoo.com

Lokasi Kantor